
Pembangunan Unit Pendidikan Al Muslimun TMMD 128 Hampir Selesai
Proyek renovasi Unit Pendidikan Al Muslimun yang berlokasi di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, kini telah memasuki tahap akhir dalam rangkaian program TMMD ke-128 Kodim 0405/Lahat. Di dalam program ini, target penyelesaian segera ditetapkan agar fasilitas pendidikan tersebut dapat digunakan untuk membantu kegiatan pembelajaran para pelajar di desa tersebut.
Sejak dimulainya proyek ini, keterlibatan personel Satgas TMMD bersama dengan warga setempat dan pihak sekolah telah menunjukkan kerja sama yang kuat. Mereka bekerja bahu-membahu dalam memperbaiki infrastruktur bangunan yang rusak, melaksanakan pengecatan, memperbaiki permukaan lantai, serta merapikan area di sekitar sekolah agar lebih layak dan nyaman untuk kegiatan belajar.
David Jihandika Henry Wijayanto, selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-128, mengungkapkan bahwa penyelesaian Unit Pendidikan Al Muslimun menjadi fokus utama pada minggu terakhir pelaksanaan program ini. “Kami berupaya menyelesaikan unit pendidikan ini sesuai dengan waktu yang ditentukan. Ini penting agar saat tahun ajaran baru, anak-anak bisa belajar di tempat yang lebih baik dan aman. Ini adalah salah satu bentuk komitmen TMMD untuk membangun desa,” jelasnya pada Senin (18/5/2026).
Taufiqurrahman, Kepala Desa Lubuk Tampang, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Satgas TMMD untuk peningkatan fasilitas pendidikan di desanya. Dia menyatakan bahwa keterlibatan TNI sangat berarti, mengingat pihak sekolah seringkali menghadapi kendala anggaran dalam pemeliharaan bangunan. “Warga dan para guru sangat bersyukur. Kondisi bangunan yang sebelumnya tidak memadai kini telah diperbaiki dengan baik. Anak-anak pasti akan lebih termotivasi untuk bersekolah di lingkungan yang lebih nyaman,” tuturnya.
Selain meremajakan Unit Pendidikan Al Muslimun, Satgas TMMD ke-128 juga telah menyelesaikan berbagai proyek fisik lain yang meliputi rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan MCK, penyediaan sumur bor, dan peningkatan infrastruktur jalan desa. Semangat kebersamaan antara Satgas, masyarakat, dan pihak sekolah menjadi kunci utama dalam percepatan proses pembangunan. Semua pekerjaan dilakukan dengan mengikuti standar teknis agar hasilnya dapat bertahan lama dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.
Tinggalkan Balasan